Water Level Control September 17, 2008
Posted by bayupancoro in Electric fo Dummies, listrik, product.Tags: control componen, listrik, OMRON, Water Level Control
trackback
Ayo kita membuat aplikasi sederhana untuk control level air sederhana di tangki! Tujuannya untuk menjaga keberadaan air pada level tertentu dengan mengatur ON/OFF pompa air. Bagian terpenting adalah controller dengan menggunakan OMRON 61-FG (saat ini Rp 150rb an) lengkap dengan sensor (digunakan kawat, sebaiknya yang anti karat/ stainlesteel) , dan tentu saja pompa.
Gambar disamping adalah unit control dan sensornya. Sedangkan dibawahnya adalah gambar terminal yang ada pada unit control. Pertama adalah terminal S0, S1 dan S2 sebagai terminal power supply. S0 sebagai common dan jika supply dengan tegangan
110 VAC disambung ke S1 dan untuk tegangan 220 VAC ke S2. Berikutnya adalah terminal kontak output relay yaitu Ta, Tb, dan Tc. Terminal ini adalah output dry contact (relay) sehingga dipergunakan untuk memerintah pompa agar ON/OFF. Kemudian terminal E1, E2 dan E3 dipergunakan untuk sensor ke air. Urutan harus sesuai dengan gambar yaitu E1 yang paling atas dan seterusnya, jangan dibolak balik. Material sensor hanya konduktor biasa tetapi yang tahan korosi karena dicelupke air. Oh..ya untuk posisi E3 bisa dililitkan pada nepel tandon bagian bawah yang terbuat dari besi, atao kalau pipanya dari besi ya tinggal tempel disitu aja.
Setelah merangkai sensor dengan controller berikutnya adalah menyambung ke power pompa. Salah satu power bagian (phase/ masa) diputus dan setiap ujungnya disambung ke Tc dan Ta. Dengan demikian unit control siap bekerja. Untuk pengetesan hubung singkat E1, E2 dan E3, pompa harus OFF. Kemudian lepas E1 pompa tetap OFF, lepas E2 pompa harus ON. Selanjutnya proses pengisian, Sambung E3 dengan E2 pompa tetap ON, sambungkan keduanya dengan E1 pompa harus OFF.
Agar controller lebih tahan lama sebaiknya diberikan relay back-up bisa type LY (Rp 30rb an). Ini agar relay output controller tidak terkena beban secara langsung. Oke selamat mencoba. !
Saya dapat merealisasikan WLC dengan komponen OpAmp, LS00, diode LED (indicator lamp merah, hijau dst), Transistor BC109, relay Zhongnan 225VAC/6 VDC.
## Terima kasih.
Nah ..! Ya itu, berhubung saya ndak mengerti betul elektronika seperti Anda, maka saya nggak pakai rangkaian ini. Lagi pula dengan alat ini 1 jam dah beres dirakit [bagi saya loh...]
mw tanya..beli unit kontrol 61-FG dimana y mas?
saya cari d’situsnya OMRON..kok g da ya??
saya berdomisili di semarang..
terima kasih sebelumnya…:)
###
Pasti ada. Di Smg ada agen OMRON, tanyain aja. Harga sekarang berkisar 200rban.
bagai mana cara merangkai dioda singgle menjadi dioda bridge 3 phase. Apakah bisa ? Thanks.
saya tertarik tulisan anda,bagaimana membuat wlc yang terhubung dengan valve untuk pipa diameter 12 inc ,beda tinggi reservoir dg pompa 40 m jarak pompa dg reservoir 6km,apakah ada valve dengan penggerak motor
Saya coba menjawab, WLC dengan valve sangat bisa terhubung. Ada kok Valve yang penggeraknya dengan electrik. Untuk berapapun ukuran valve ga masalah selama penggeraknya ada. Sedangkan untuk start stop pompa yang berjarak 6 km bisa menggunakan presure switch yan outputnya terhubung dengan starter pompa. Terima kasih.
Pak saya butuh WLC yang DC 24 VDC 61F-GPN-BT kira – kira yang ready dimana ya pak daerah bekasi tolong donk dicariin
wah gimana kok ga lngkp cm aplikasimya.
hrsnya ada gambar layoutnya sekalian.
saya udah coba bikin rangkaian kreasi sendiri dan udah jalan hampir satu tahun lancar tidak ada masalah, cuma habis 50rb doang… kalo ada yang pengen punya silahkan email ke silent4u2me@yahoo.com
halo mas apha khabar? saia newbie nih
saia ingin menanyakan permasalahna jika kita menggunakan level switch omron yang sering bermasalah untuk fungsi pengendali level air.. jika kita menggunkan stick stainles…
source control panelnya omron,kontaktor,overload,mcb 1 phase, mcb 3 phase…. bagaimana cara menanggulangi permasalah automatic dalam menggunakan level switch ini yang kadang berfungsi kadang tidak….
terima kasih…
>> Kalau controlnya sdh intermitent ya ganti aja Mas, dari yang sering saya alami, yang sering bikin kacau biasanya tegangannya nggak bagus. Trims.
mohon bantuin saya membuat makalah mengenai water level control,,,,terima kasih
>> Trims. Dengan senang hati kalau bisa