jump to navigation

Current Transformer (CT) Januari 20, 2009

Posted by bayupancoro in bayu pancoro, electric, Electric fo Dummies, listrik.
Tags: , ,
trackback

Pengukuran atau pendeteksian arus listrik merupakan salah satu dari parameter utama yang diperlukan dalam kelistrikan. Misalkan untuk pengukuran arus yang besar, pengukuran daya dan sebagai parameter proteksi.

Current Transformer atau CT adalah salah satu type trafo instrumentasi yang menghasilkan arus di sekunder dimana besarnya sesuai dengan ratio dan arus primernya. Ada 2 standart yang paling banyak diikuti  pada CT yaitu : IEC 60044-1 (BSEN 60044-1) & IEEE C57.13 (ANSI), meskipun ada juga standart Australia dan Canada.

CT umumnya terdiri dari sebuah inti besi yang dililiti oleh konduktor beberapa ratus kali. Output dari skunder biasanya adalah 1 atau 5 ampere, ini ditunjukan dengan ratio yang dimiliki oleh CT tersebut. Misal 100:1, berarti sekunder CT akan mengeluarkan output 1 ampere jika sisi primer dilalui arus 100 Ampere. Jika 400:5, berarti sekunder CT akan mengeluarkan output 5 ampere jika sisi primer dilalui arus 400 Ampere. Dari kedua macam output tersebut yang paling banyak ditemui, dipergunakan dan lebih murah adalah yang 5 ampere.

lead-burden-332Pada CT tertulis class dan burden, dimana masing masing mewakili parameter yang dimiliki oleh CT tersebut. Class menunjukan tingkat akurasi CT, misalnya class 1.0 berarti CT tersebut mempunyai tingkat kesalahan 1%. Burden menunjukkan kemampuan CT untuk menerima sampai batas impedansi tertentu. CT standart IEC menyebutkan burden 1.5 VA (volt ampere), 3 VA, 5 VA dst. Burden ini berhubungan dengan penentuan besar kabel dan jarak pengukuran (lihat table).

Aplikasi CT selain disambungkan dengan alat meter seperti ampere meter, KW meter Cos Phi meter dll, sering juga dihubungkan dengan alat proteksi arus. Dengan mempergunakan bermacam ratio CT didapatkan proteksi arus dengan beragam range ampere hanya dengan satu unit proteksi arus. Yang perlu dipersiapkan adalah unit proteksi arus dengan range dibawah 5 ampere dan CT dengan ratio XXX:5. Misal unit proteksi mempunyai range 0,5 ~ 5 Amp, dengan mempergunakan CT dengan ratio 1000:5 maka range proteksi arus yang bisa dijangkau adalah 100 ~ 1000 Amp. Perhitungannya adalah sebagai berikut :

Range                          : 0,5 ~ 5 Amp
Ratio CT                     : 1000/5

: 200

Range dengan CT       : (0,5 X 200) ~ (5 X 200) Amp

: 100 ~ 1000 Amp

Note : Terminal CT sebaiknya dihubung singkat jika tidak terhubung dengan beban saat line primer dialiri arus. Ini mencegah pembebanan dengan impedansi yang terlalu besat dan mengakibatkan percikan bunga api listrik.

About these ads

Komentar»

1. Digital Over Current Relay (EOCR SSD) « Eling Elingen Dewe - Januari 26, 2009

[...] aplikasi pada beban yang lebih besar atau kabel yang besar bisa ditambahkan 2 buah CT (keterangan disini), karena lubang CT di alat ini maksimum untuk ukuran kabel 16 mm. Akan tetapi display tidak bisa [...]

2. hendro - September 20, 2009

andaikata EOCR SSD saya aplikasikan ke wering back up pump,main pump 1 over current terus trip dan digantikan oleh back up pump apakah bisa terus weringnya gimana thxs

>> Trims atas kunjungannya, itu masalah wiring saja. Penggunaan EOCR tidak akan mempengaruhi wiringnya, karena dia hanya sebagai alat proteksi.

3. nugroho - Oktober 5, 2009

Sebagai tambahan, pada CT ada juga knee point, yang biasa didefinisikan sebagai, suatu titik dimana 10 % kenaikan dari E akan berakibat kenaikan 50 % dari I mag (definisi standard IEC). atau perpotongan kurva tangen 45 deg

Mohon koreksinya jika ada yang salah. terimakasih

4. Sahat - Oktober 13, 2009

Apakah proteksi untuk CT itu sendiri ada, jika hubungan sekunder CT ke parameter ( beban ) terputus?

wawan - Desember 6, 2012

tidak ada proteksi di internal CT, jika terputus maka akan muncul percikan api diantara terminal sekunder CT, oleh sebab itu dilakukan pengujian burden rangkaian.untuk memastikan rangkain tidak terbuka

5. Sukro - November 14, 2009

Tolong sihh!!!! kenapa pemasangan relay harus menggunakan CT ???? ditunggu jawabannya !!!!

>> Untuk sensing currentnya mas. Trims

wawan - Desember 6, 2012

kalo ndak menggunakan CT ….untuk pegukuran arus apa harus make PT pak….he he he kidding,

6. suprapto - Desember 23, 2009

jika ct 200/5 Amper itu akan di pasang di tegangan TM 6kv tetapi vcbnya 200 A , yg saya tanya kan apa bisa CT tersebut mendeteksi amper yg ada , apa ada pengaruhnya dengan tegangan TM yg 6kV..mohon di jelaskan

Balas

>> Saya nggak pernah nyoba Pak, sorry.

abe - November 24, 2011

Menurut sy anda harus chek spesifikasi dr CT nya,ada CT buat TM dan jg ada yg Buat TR…

7. Budi Raharjo - Januari 27, 2010

Pa, CT saya terpasang di Panel DB AC yang jaraknya 40 meter dari kwhnya, pertanyaanya apakah pengaruh yang di timbulkan jika aplikasinya sperti itu

Mohon bantuannya

Subagio - Februari 24, 2010

Biasanya kalau jarak antara CT dan Kwhnya jauh,maka Arus CT yang mengalir akan berkurang lantaran hambatan penghantar, jadi energy yang diukur tidak maksimal, kalau ini menggunakan listriknya PLN, maka akan timbul kerugian dipihak PLN. tks

Agus - Mei 27, 2010

Pak Budi, setahu saya arus relatif tidak terpengaruh dengan panjang kabel. Berbeda dengan tegangan yang mudah mengalami drop seiring bertambahnya panjang kabel. Ini alasan utama kenapa loop arus 4-20 mA (dan frekuensi) banyak digunakan untuk input/output kendali jarak jauh.

dEL rOny - Mei 23, 2011

saya pernah melakukan uji coba mengenai alat ukur yg terpasang dengan jarak yg cukup jauh dr CT dan menggunakan penghantar dengan diameter berbeda-beda
hasilnya menunjukan semakin panjang dan kecil yg digunakan dan semakin besar selisih arus yg terbaca oleh alat ukur dengan sisi sekunder CT

sukari - Agustus 29, 2012

losses cable perlu diperhitungkan biasanya tak boleh lebih dari 3 m3ter

8. Rio sriyono - Januari 30, 2010

jika panel induknya 125amp berapa harus pasang ct ,dan CT ada ukurannya ngga tolong di jelaskan?

>> Disesuaikan Ampmeternya. Thx

9. Harlah Alamsyah - Februari 3, 2010

-Jika CT yang terpasang 100/5A sedangkan induk panelnya 80A.Berapa lama masa aktif CT bisa berfungsi dengan baik?
-Apakah CT mempunyai waktu aktif tertentu,kalau ya.Berapa lama masa aktifnya dari mulai terpasang?
Mohon penjelasannya.

Subagio - Februari 24, 2010

Kalau kasusnya seperti ini, CT akan lebih awet, karena dia tidak akan dialiri arus yang melebihi nominalnya.
Waktu aktif CT tergantung dari mutu dan kwalitasnya, yang terpenting lagi jangan sering-sering menerima tegangan atau arus primer yang melebihi batas nominalnya.
Usia kerjanya bisa mencapai diatas 20 thn, itu yang pernah saya alami dan saksikan sendiri. tks.

>> Trims …

10. hikmat - Februari 11, 2010

bisa de jelaskan ga pengertian burden secara teori ataupun secara matetatis, terus minta penjelasan kondisi ct pada saat rangkaian sekunder close dan open.terima kasih

Subagio - Februari 24, 2010

Barden adalah kapasitas Daya Kemampuan pada CT atau PT.
Misal pada Skunder 5 A Barden 15 VA. berarti tegangan saat Circuit tertutup besarnya 15/5 = 3 Volt.
Saat kondisi rangkaian Close,tegangan cukup rendah dan aman, namum jika kondisi open,tegangan menjadi hunting dan bisa tak terhingga,akhirnya terminal S1-S2 saling kontak (over flash) berupa busur api,dan belitan skunder dialiri arus yg cukup besar menyebabkan coil rusak,bahkan dapat menimbulkan ledakan,hingga merusak rumah CT tersebut. (smoga memadai).

11. PiKi - Maret 21, 2010

apabila ada penggantian trafo dari 1200/5 menjadi 800/5 bagaimana cara merubah setingan CT nya,lalu apa pengaruhnya apabila setingan tdk drubah.lalu apa yang msti ditambahkan?? tmksh

>> Trims. Ganti ratio CT akan berakibat pada hasil pengukuran arusnya.

12. hosein - Maret 26, 2010

HELLO
thanks very much i want table of ct

13. ges - Mei 31, 2010

Mohon bantuan apa yang terjadi kalau ct 300/5 digunakan ke relay dengan arus nominal 1 A. Dan apa yang terjadi kalau CT 600/1 digunakan ke relay dengan arus nominal 5 A

tks

>> Relay 1Amp di inputi 5 Amp ya apa nggak jebol ?? Sebaliknya, pasti ga akurat.. Trims

14. edi - Juli 13, 2010

untuk pelanggan dengan daya kontrak 1040 kVA=30 A….bila dipakai CT dengan rasio 50/5-5 A klas 0.5 apa ada pengaruhnya???apa bedanya bila dibandingkan dengan pemakaian CT rasio 30/5-5 A klas 0.5?????terima kasih….tolong diberi penjelasan dan gambar kurva karakteristik CT klas 0.5 dan 0.2…..

>> Ratio 50/5 jelas beda dengan 30/5. Sory ga punya kurvanya, googling aja… Trim

del rony - Desember 13, 2011

Karakteristik dari CT yaitu bila digunakan dengan beban semakin kecil maka tingkat kesalahan pengukurannya semakin besar

15. agus - Oktober 11, 2010

untuk CT ratio2 kecil di bawah 300/5A class 0,5s/0,2s burden>5VA standart IEC sangat sulit untuk diperoleh mohon minta penjelasan seberapa besar pengaruh Core(material,diameter,lebar,Ketebalan,gap)serta enamel wire (jumlah lilitan,jumlah wire, diameter wire , material) terhadap current ratio error dan phase displacement, agus_ponorogo007@yahoo.com“sebelumnya terimakasih.

funkyfirman - Desember 26, 2011

Saya pernah pesan mas agus.
kalau tidak salah emailnya rwahyudi.sae@gmail.com atau ke http://www.sae-indonesia.com

16. reivo wasrika - Oktober 18, 2010

thanks y gan for info

17. abu fawwaz - Desember 16, 2010

Salam.
Thanx masukannya..

18. zani - Maret 18, 2011

apa pengaruh jika ratio CT yang terpasang lebih besar dari ratio CT yang sebenarnya di pelanggan TM,,,
contoh ny : ratio CT yang sebenarnya terpasang 40/5,
tapi yang terpasang dilapangan 50/5 atau 100/5…

apa pengaruhnya di pengukuran dan proteksi ??
utamakan pengaruh di pengukuran,

dEL rOny - Mei 23, 2011

berpengaruh pada tingkat error pembacaan dan rugi CT tersebut, semakin kecil arus yang mengalir dari nominal CT, semakin besar error dan rugi CT tersebut. hal ini berpengaruh terhadap akurasi pembacaanya.

19. auzan - April 26, 2011

Kami sering pake CT untuk Thermal Over load.
Untungnya, kami bisa menghemat biaya TOR ampere besar menjadi TOR 1-5 ampere….
Ada kerugiannya ga????

20. ajib - Juni 3, 2011

Mohon bantuan untuk menjelaskan CT standard NEMA ke IEC

21. ian - Juni 10, 2011

Saya mau bertanya :

Pada CT,, output kabelnya ada berapa atau kabel sekunder CT ada berapa???

Pada sekunder CT ada berapa kabel yang masuk ke relai differensial???

wawan - Desember 6, 2012

1. output ct di sekunder beragam-ragam, ada yang 1 core 1 tap, ada yang multi core 1 tap, ada yang 1 core multi tap, atau yang multi core dan muti tap

2. untuk relay diferensial msing ada 2 kabel yang masuk ke DF, baik itu hv/lv

wawan - Desember 6, 2012

tapi di lihat dulu type relay DF nya, ada beberapa yang menggunakan inputan PT juga. seperti ABB

22. supratman - Agustus 27, 2011

apa efect negative apabila CT di pasang di input Breaker bukan di Output Breaker.

nardi-sun - Desember 13, 2011

enaknya sih dipasang pada output, karena bila ada kerusakan lebih mudah gantinya

23. arvi - Oktober 12, 2011

apa pengaruh nya jika CT TR dipasang pada TM

abe - November 24, 2011

Y jebol toh CT TR nya…..

nardi-sun - Desember 13, 2011

setahu saya CT TR dan TM beda spesifikasi

wawan - Desember 6, 2012

jika tegangan nominal nya ct masih di dalam range atau di atas tegangan TM anda, ct masih bisa di pergunakan, apabila tegangan nominal ct dibawah tegangan TM, ct tidak bisa di pakai di TM

24. 20kv - Januari 9, 2012

pengaruh burden pada pengukuran ada gak mas.? bisa gak kita liat kesalahan rasio dengan menggunakan ampere meter mas. ? makasih salam.

del rony - September 12, 2012

bisa mas tapi dengan ampere meter yang bisa membaca dengan skala sampai miliampere karena error dari CT sangat kecil sekali

20kv - September 16, 2012

oke, mas.. nice impoh, namun, keluaran dari sekunder vt tsb mengandung tegangan gak mas? sebab mengingat arus yang di keluarkan relatif kecil.. mksh salam

wawan - Desember 6, 2012

menurut saya burden tidak ada pengaruh ke pengukuran, akan tetapi burden berpengaruh kepada unjuk kerja CT, baik metering atau proteksi, ketika burden rangkain lebih tinggi daripada burden ct, maka relay tidak akan bisa mentripkan CB ketika ada gangguan

wawan - Desember 6, 2012

untuk mengetahui rasio ct, kita bisa dengan menggunakan injeksi primer, dan mengukur arus dengan tang ampere, misal CT rasio adalah 200/5 A, maka kita bisa lakukan dengan 5 step, 40A di primer maka akan terbaca 1A di sekunder, 80A(primer) 2A (Sekunder), 120A(primer) 3A(sekunder), 160A(primer) 4A(Sekunder) 200A(primer) 5A(Sekunder), jika anda ingin hasil yang presisi bisa menggunakan produk ct analyser dari omicron

25. Rahma - Maret 5, 2012

makasi artikelnya,,pertama berkunjung kesini…

26. Dimas - Maret 12, 2012

kalo buat nentuin faktor kali gmn y, mas? soalnya saya punya masalah dengan regulasi pencatatan kWh meter! ternyata setelah dipasang kWh meter pembanding antara kWh yang terpasang dengan pembandingnya terdapat perbedaan nilai yang tercatatnya. angka yang muncul pada kWh pembanding 3 x lipat nya dibanding kWh yang terpasang.
daya yang terpasang 264 kVA (400 A)
Ratio CT : 400/5
faktor kali : 80

kWh yang terpasang jenis digital (5 A)
kWh pembanding pakai kWh piringan (5A)

Mohon pencerahannya ?????
terimakasi

del rony - September 12, 2012

Kwh meter pembanding dengan kwh meter terpasang pada tegangan rendah ( 380 V ) atau tegangan menengah ( 20 KV )

kalau dari PLN untuk daya 264 KVA biasanya di supply dengan tegangan 20 KV, dan faktor kali itu di dapat dari FK = Rasio CT x Rasio PT ( Trafo Tegangan )

Rasio PT = 20000 V / 100 V
Faktor kali = 200

Rasio CT = 400 / 5
Faktor kali = 80

sehingga Faktor kali meter menjadi = 200 x 80 = 1600

27. Dimas - Maret 12, 2012

ralat
kWh jenis digital 3 x 5 A/CT

28. rush - April 13, 2012

mau tanya maksud dari ratio ampermeter ?

29. rush - April 13, 2012

mau tanya maksud dari ratio amperemeter ?

mohon pencerahanya

terima kasih

30. tommy - April 18, 2012

mohon pencerahan yang terinci yang dimaksud dengan knee point,

terima kasih

wawan - Desember 6, 2012

knee point atau lengkung ct, di lakukan untuk mengetahui sampai dimana tegangan dan arus tidak linear lagi, biasa nya menggunakan alat ct analyser.

31. hari santoso - Mei 11, 2012

pada pemasangan kwh dobel tarif rangkaian ct yang benar bagaimana. mohon diberi gambar rangkaiannya. terimakasih

32. Taufik X3 - Juni 4, 2012

Salam,
Kami punya CT150/5 A 60 Hz asli dari Taiwan, yang kami mo tanyakan apakah Hz bawaan dari Taiwan tersebut mempengaruhi proses pembacaan pada ampere meter??
Terimakasih sebelumnya..

33. arifin - Oktober 6, 2012

Salam,
ngomong2 tentang CT ada gak yang dijual dan mudah ditemui di kita yang memiliki output berupa tegangan. dan memiliki range 5A

34. wawan - Desember 6, 2012

saya nubitol nech di bidang ct, saya mau tanya tentang class ct dan maksud dari kode class tersebut, misal 5p20, terus class x, terus class px, serta gimana cara kita memilih class ct yg sesuai dengan keperluan kita. trims..

35. urang3rut - Desember 6, 2012

Mas-mas barangkali ada yang tahu rangkaian pengkondisi sinyalnya bagai mana untuk Non-invasive AC Current Sensor SCT-013 (30A max) agar bisa di baca untuk mengukur arus antara 0-5A dan agar dibaca ADC dengan range tegangan 0-5V

36. ziad - Maret 24, 2013

add me brother at this forum

37. ziad - Maret 24, 2013

minta penjelasannya dong.
da kasus yang saya alami, saat vcb saya open, CTnya mendengung, kmudian meledak. gmana indikasinya, dan cra mengatasi nya. dan apa tegangan yang terlalu sering berubah-ubah it brpengaruh pada ct ato gmana. mohon penjelasannya.. trmakkasih sbelumnya….!!!


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: