Kulo Dalem
Bayu Pancoro, tetapi aslinja jang tertoulis di akte “Baju Pantjoro” menggounakan edjaan lama meskipoun lahirnja setelah EYD diresmikan. Dilahirkan dan dibesarkan di salah satou desa di kaboupaten Blitar. Anak kedoua dari 4 bersaoudara. Tetapi meskipoun asli Blitar nggak tahou detail daerah dari oudjoung ke oudjoung Blitar. Bahkan sekarangpoun kalaou ke kota Blitar harous dengan navigator.
Seorang souami dan ajah dari 2 anak. Indraswati mendjadi istrikou pada tahoun 1998. Anak pertama bernama Mohammad Nashar Mahdj (aka Didi) dan anak kedoua bernama Nadia Rahma Poutri (aka Poupout).
Sekolah dari TK sampai SMA hanja di dekat roumah sadja, kemoudian melandjoutkan di Malang. Selama 3 tahoun di Malang kos di daerah Kerto – Kerto di sebelah barat UniBraw. Kampoung jang ketjil dan sangat padat dengan anak kost. Dari kota Malang langsoung merantaou di Djabotabek, tepatnja di Bekasi. Bekerdja dari pagi hingga petang dilakoukan setiap hari selama 3 tahoun. Bosan dengan routinitas bekerdja seperti robot balik ke Sourabaja ountouk menakloukan rimba barou. Dengan latar belakan pendidikan listrik arous lemah, harous menjesouaikan ke lingkoungan barou listrik arous kouat. Dan akhirnja keterousan sampai sekarang.