Nasi Goreng Bakar November 24, 2008
Posted by bayupancoro in bayu pancoro, Sekitar Kita.Tags: extreme kuliner, jajan, wisata kuliner
add a comment
Malam minggu kemarin kami mencoba warung baru yang sangat eye catch. Lokasinya kurang lebih 5 atau 6 kilo dari rumah namanya Warung Puenceng. Jadi kalau dari pertigaan Klethek terus ambil ke arah Sukodono (jalur alternatif ke Sidoarjo). Warungnya sebelum Sukodono di sebelah kiri jalan samping sungai. Warung berwarna merah menyala dengan perabotan minimalis laksana di kedai di mall mall. (more…)
Minyak Sayur Curah Oplosan November 24, 2008
Posted by bayupancoro in bayu pancoro, Sekitar Kita.Tags: extreme kuliner, kuliner, makan makan, sedih
1 comment so far
Pagi tadi sembari sarapan dengan sisa lauk semalam cumi goreng item ditemani cabe seger, nongkrong di depan TV yang sedang stay tune di TV One. Nggak tau apa judul acaranya, mungkin Apa Kabar Indonesia Pagi. Sekilas sih nggak terlalu meratiin, ternyata masalah kecurangan berdagang. Topik kali ini adalah minyak goreng yang di oplos.
Harga Daging Tikus Melonjak Tajam di Kamboja Agustus 27, 2008
Posted by bayupancoro in Sekitar Kita.Tags: extreme kuliner
add a comment
Phnom Penh – Harga daging tikus meroket di Kamboja belakangan ini. Hah… daging tikus? Ya! Dengan laju inflasi yang terus melonjak, daging tikus menjadi satu-satunya daging yang bisa dijangkau rakyat miskin negeri itu.
Buntut tingginya permintaan, kini satu kilogram daging tikus dijual dengan harga sekitar 5.000 riel (US$ 1,28)! Padahal tahun lalu, harganya cuma 1.200 riel.
Daging tikus sawah yang dimasak dengan bawang putih ataupun dipanggang telah menjadi makanan populer di Kamboja. Sebab saat ini harga daging sapi mencapai 20.000 riel per kilo.