Kredit Mobil

Hmmm…..Kepengin nggak punya mobil baru, atau motor baru, TV baru, perabotan baru he … he….. Atur ajah, nggak usah beli cash kan bisa. Yeap betul dengan KREDIT. Pembelian dengan kredit ini memang salah satu cara yang dapat “MEMBANTU” memenuhi keinginan kita membeli barang. Coba pikir betapa gampangnya kalo kepingin punya motor cukup dengan 200rebu sudah dapet, lalu cicilannya.? Nah… Perlu dihitung juga bunga dari cicilan tersebut. Pernah nggak dapat info bunga pinjaman dari perusahaan finance semacam ADIRA, BAF, BFI dll. Coba itung lagi aja deh cocok nggak dengan itungan bunga yang kita dapat di bangku sekolah.
Tiga tahun lalu ada seorang teman membeli mobil dengan kredit. Harga dengan sistem cash adalah 71,5 jt, karena dompet nggak cukup ya harus dengan kredit. Info dari finance adalah bunga kredit untuk jangka 1 tahun adalah 12,5 % plus asuransi TLO. Deal, dan setelah klik..klik ..klik calculator si penjual mengeluarkan rincian sbb :
Harga : 71.500.000,00
DP : 24.500.000,00
Kredit : 47.000.000,00

– Uang Muka dan Cicilan I = sekitar 29 jt
– Cicilan Bulanan 11X = 4.445.000 / bln.

Apakah ini sudah fair ???

Satu yang menjadi pertanyaan adalah pernyataan bunga per tahun dan pembayaran DP dan cicilan I. Sewaktu sekolah dulu atau kalau kita menabung penghitungan bunga adalah setelah melewati jangka waktu 1 bulan. Artinya, jika kita punya hutang 10ribu dengan bunga 12%/tahun, setelah 1 bulan pertama hutang kita menjadi 10ribu + (10ribu X 1%). Demikian juga kalau kita menabung. Dengan logika tersebut seharusnya cicilan pertama harusnya saat hutang tersebut telah berjalan 1 bulan! Sebagai analogi, apakah jika kita berhutang cash ke bank kita harus membayar cicilan pertama saat uang tsb baru kita cairkan ??? Inilah yang menjadi ganjalan pertanyaan. Mari kita hitung selisih kedua asumsi diatas dengan contoh kredit mobil di atas.

PERHITUNGAN PENJUAL :
Harga : 71.500.000,00
DP : 24.500.000,00
Kredit : 47.000.000,00

Dengan bunga 12,5% + 1% Asuransi = 13,5%
Total Kredit = 47jt + (47jt X 13,5%)
= 53.345.000,00
Cicilan = 53.345.000,00 / 12 bulan
= 4.445.000,-

DP + Cicilan I = 28.945.000,- ( belum biaya administrasi dll), dibayarkan saat akad kredit dan serah terima mobil.
Jadi cicilan masih kurang 11 bulan ( CLICK ! Satu item) bukan 1 tahun.

PERHITUNGAN SEKOLAHAN
Harga : 71.500.000,00
DP : 29.000.000,00 (pembayaran yang dilakukan saat akad)
Kredit : 42.000.000,00

Total Kredit = 42jt + (42jt X 13,5%)
= 47.670.000,00
Cicilan = 47.670.000,00 / 12 bulan
= 3.972.500,-

Saat Akad bayar DP dan cicilan pertama pada bulan berikutnya !!
Lihat perbedaanya !!

Berapa sebenarnya bunga pinjaman dari penjual di atas ??
Anggap pembayaran pertama (anggap 29jt) dianggap DP maka kredit yang terbeban adalah 42,5jt.
Dan dalam 11 bulan berikut menjadi 11 X 4.445.000,00 = 48.895.000,00
Jadi rasionya adalah 48.895.000,/ 42.500.000,00 = 1,150. Atau 15 % per 11 bulan, atau equivalent dengan 1,36 per bulan.
Jadi bunga dalam satu tahun adalah 16,2 % ( CLICK !)

Lihat beberapa poin di atas.
– Perbedaan asumsi bungan antara hitungan penjual dan sekolahan 13,5% vs 16,2%
– Durasi pinjaman penjual bukan 1 tahun tetapi 11 bulan
– Selelisih cicilan bulanan yang tinggi (400 rb an).

Dari hitungan tersebut, mungkin sebaiknya Lembaga Perlindungan Konsumen bisa melakukan sesuatu. Karena dari cerita tersebut jelas terjadi pembohongan terhadap kreditor.

Oke… Jadi lebih baik jadilah orang yang banyak duit biar nggak usah ngambil KREDIT !!!

Pos ini dipublikasikan di Sekitar Kita. Tandai permalink.

3 Balasan ke Kredit Mobil

  1. Tungkak berkata:

    Test

  2. si miskin berkata:

    memang kalo ngomong ngomong kredit itu yang ada cuman sakit hati ya mas bayu,,,tapi kita harus sadar bahwa dimana kita di lahirkan yaitu indonesia tercinta ini mempunya budaya berantas kemiskinan yang artinya orang miskin di berantas dengan cara tersebut…mungkin udah menjadi resiko jadi orang miskin! benar kata mas bayu tadi, lebih baik jadi orang yang banyak duitbiar gak usah ngambil kredit (jadi sedih),,,jadi meskipun dengan bunga yang selangit hajar ajalah,,,biar tekor asal kesohor!
    terima kasih,,,

  3. bayupancoro berkata:

    Terima kasih atas kunjungannya…

    Bukan masalah tinggi rendahnya bunga, tetapi informasi yang benar adalah yang menjadi masalah. Jika dalam nego bunga 20% bilang aja 20%, jangan 10% dengan segala macam embel embel. Seperti pengalaman saya di atas, deal 12.5 % tetapi akhir itung itungan 16 %.

    Untungnya tahun ini ngambil kredit ke Indomobil bener bener fair. Yah itung itung pengalaman…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s