Journey to the West (part 1)

Surabaya – Jakarta

Berangkat 5 Oktober 2007 jam 4.30 setelah Sinetron “Para Pencari Tuhan”. Tanki BBM full SPBU deket Tol Waru, trip indikator A set ke 0. Berangkat lewat Pantura, karena terpengaruh gosip diputuskan lewat Manyar – WBL – Tuban. Perjalanan sangat lancar dan santai meskipun beberapa ruas perlu rebonding lagi. Lasem Rembang Pati lewat, lalu berhenti di Kudus sebentar ada urusan kira2 jam 10. Selesai langsung tancep lewat tengah kota, nerobos Trafic Light merah tapi nggak ditangkep, yang kena mobil di depan he..he.. Alhamdulliah…

Demak lewat jalan lingkar luar dan Semarang lewat Tol sepi. Dengan jalur yang nyaman sampai Kendal dan dapet depot yang representative buat isi perut di daerah alas Roban ? . Depot Nyoto Roso, kalau kendaraan berat leawt jalan baru , nah ambil yang jalur lama (belok kanan) beberapa saat di sebelah kanan jalan ketemu depotnya. Sayur Asem, Ayam Goreng dan Sup Ceker mengisi perut. Ber-empat makan minum 43 rebu, seharusnya 37 rebu (calculatornya rusak, dasar !!). Lanjut sampai Pekalongan jalanan lancar, setelah Pekalongan kita cuma dikasih satu lajur jadi kaya konvoi, padahal tiga lajur kanan kosong (Sungguh Terlalu !!!).

Pemalang, Tegal, Brebes dan Cirebon lewat tol matahari sudah agak turun. Keluar Cirebon mod untuk driving udah agak drop !! Meskipun badan belom gemetar. Perjalanan dari Indramayu sampai Cikampek bener2 terasa lama. Masuk tol terpanjang di Indonesia (gate Cikampek) ini hari sudah mulai gelap. Tancap gas dengan menjaga kecepatan di sekitar 100 kph, sampai sekitar Karawang trafic mulai padat dengan kendaraan berat truk dan bus. Hmm… rupanya sudah banyak perbedaan dengan kondisi tahun lalu.

Setelah melewati Bekasi Barat pasang mata celingak celinguk nyari tulisan Gate Cikunir 2 yang juga baru. Akhirnya ketemu ambil jalur kiri dan .. Hullaa… Ternyata tol ini mengarah ke TMII sambung dengan Tol Jagorawi dan Tol Pondok Indah.

Perjalanan menuju pit stop pertama pos Bintaro berlanjut, mengikuti jalur tol yang menuju arah BSD yang merupakan ujung jalan tol ini. Keluar dari tol ini jam 8 malam langsung dihadapkan dengan kebingan, huh…Otak bener bener blank, lupa jalanan yg telah beberapa kali dilewati. Harusnya begitu ketemu bunderan lansung ikuti tetapi malah langsung. Ya, bener , bener tersesat he.. he.. Beruntung atas kebaikan hati pak We, dia datang menjemput. “Ku tunggu di depan bank Mandiri”, begitu pesan singkat yang dikirim. Setelah menunggu cukup lama datang juga jemputannya, lega. Dan setelah melalui jalan yang berliku sampailah di rumah pada pukul 21.30. Pondok Safari Indah jalan Soka nomer lupa (?) daerah Jurangmangu Tangerang pinggir dan pinggir Jakarta juga. Lalu…….Tidur ….!

( bersambung )

Pos ini dipublikasikan di bayu pancoro, Liburan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s