Power Factor Controller/ PF Controller

Untuk merakit sebuah Automatic Capacitor Bank pasti diperlukan alat yang bernama Power Factor (PF) Controler, sering juga disebut Power Factor Regulator atau Regulator saja. Seperti namanya, alat ini berguna untuk menjaga kondisi PF di jaringan agar sesuai dengan PF yang diinginkan. Pada alat tersebut setidaknya akan ditampilkan hasil pengukuran PF jaringan, step yang sudah masuk. Untuk parameter yang lain seperti tegangan, arus, THD, dll mungkin juga ditampilkan tergantung jenis dan merknya. Dan untuk type yang sederhana setting hanya dengan memasukkan nilai C/K, target PF, konfigurasi step, dan time connect / disconnect.Step merupakan parameter yang menunjukkan jumlah output relay yang di kontrol oleh PF Controller. Relay tersebut yang selanjutnya akan memicu salah satu sel capacitor bank. Jumlah step dalam PF Controller bermacam-macam mulai dari 4 step, 6 step, 8 step, 12 step dan 14 step tergantung pembuat. Jika menginginkan 7 step dalam sebuah panel capacitor di pilih PF Controller yang 8 step, kemudian di OFF kan salah satu stepnya. Konfigurasi step juga bisa dipilih sesuai dengan karakteristik jaringan. Misal dengan kondisi normal stepnya adalah 1 – 1 – 1 – 1 atau 1- 2 – 2 – 2 dll. Untuk merk tertentu bisa menyesuaikan dengan kondisi lapangan.

Untuk PF Controler model lama memerlukan setting parameter C/K. Setting C/K yang tepat akan mengoptimalkan kerja controller ini. Sesungguhnya C/K adalah besar arus step pertama yang mengalir ke PF Controller. Jadi penghitungan C/K adalah sbb :

C/K = Ic / K

dimana :
Ic : Arus Capacitor step pertama
K : Ratio CT ( 500/5 berarti K = 100)

Untuk PF Controller model terbaru biasanya dilengkapi dengan automatic tuning. Jadi dengan masuk ke menu auto kemudian PF Controller akan melakukan pengukuran sendiri dan menyimpan parameter tersebut.

Hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan PF Controller adalah peletakan CT, arah CT dan Kabel Kontrol. Peletakan CT sangat penting agak pengontrolan PF sesuai dengan yang diharapkan. CT harus diletakkan diatas titik sambungan antara beban dan panel capacitor. Arah CT kebalik biasanya ditandai dengan blinkingnya dispaly dan pembacaan PF yang tidak sesuai. Jika terbalik tinggal oper posisi kabel dari CT di terminal. Sesuaikan kabel kontrol sesuai wiring diagram yang terlampir. Kontrol bisa menggunakan L-N atau L- L dan jalur R S T juga disesuaikan. Ada sebuah merk jika pengambilan tegangan sama dengan line yang dipasang CT pembacaan PF Controllernya jadi kacau.

Pos ini dipublikasikan di bayu pancoro, electric, Electric fo Dummies, Iptek, listrik. Tandai permalink.

12 Balasan ke Power Factor Controller/ PF Controller

  1. Ikman berkata:

    salam kenal mas, perkenalkan nama saya Ikman, saya engineer dari sebuah perusahaan rekanan PLN, Kebetulan kami tengah menyuplai Capasitor bank dan pf regulator ke PLN , kami membutuhkan pencerahan ttg setting regulator dari mas bayu.
    bisa kita diskusi di YM atau email atau kalo mas bayu tidak keberatan kita bisa atur appointment. Mas Bayu domisili dimana?
    saya dapat di hubungi di YM : bruyant76@yahoo.com atau mobile ” 0815 1330 2480
    terima kasih atas bantuannya

  2. bayupancoro berkata:

    Terima kasih atas apresiasinya …

    Saya di Surabaya …
    Jika ingin menghubungi, silakan saja ke email atau YM…

    (sudah saya email)

    Trims

  3. Ikman berkata:

    emailnya belum keterima mas, dimohon email k BRUYANT76@YAHOO.COM
    terima kasih banyak
    Ikman

  4. bowo berkata:

    mas, minta gambar wiring diagram power factor regulator yg 12 step donk.

  5. bintoro berkata:

    minta manual book untuk regulator ESTA MSC-6 doooong

    >> Coba googling di web site ESTA saja … Thx

  6. awin berkata:

    mas mau tanya, kalo kontroller-nya bikin sendiri resikonya gmn? besar nggak? misal saya pake kontroller dari mikro..

  7. zahry berkata:

    mas, minta gambar wiring diagram power factor regulator yg 6 step donk.

  8. Lindung berkata:

    Mas, tlg dibantu. Saya pakai kapasitor 50kvar, ada 12 step. Cos phi diset 0.98, dan C/K diset 0.18. Ketika beban masuk (besaran tertentu), 1 kapasitor menyala dgn arus di kapasitor 110 – 135 A (overload dan MCB trip dalam 2 mnt). Standarnya kapasitas kapasitor 72 A. Mengapa regulator tidak menyalakan 2 kapasitor, agar tdk overload di 1 kapasitor ya ? Apakah ada hubungan dgn setting C/K? Apakah ada hubungan juga dgn harmonik? Bagaimana solusinya? Terimakasih

    >> Setting C/K tergantung ukuran CT dan step capacitornya Pak. Pengaruhnya ke switchingnya. Mengenai tripnya MCB, sepertinya pake 3P 125 Amp ya?? Tapi sepertinya capacitornya bermasalah. Kapasitas 50 kVAR ga akan nyampe ampere segitu, meskipun baru. Cek dulu yang ngetrip Pak, atau NFB di OFFkan biar jalan dengan step berikutnya. Trims.

  9. GranaS berkata:

    Salam Kenal mas,,jika dalam single line diagram pemasangan pf controler itu dipasang dimna ya..? co : dari jaringan 20kv masuk trafo terus ct dan selanjutanya capasitor bank, tolong pencerahannya mas,

    Terima Kasih.

    Grana.Sp

  10. Ivandra Fike berkata:

    Mas, boleh minta skema rangkaiannya PF Controller ga??
    ini email saya iphand666@gmail.com
    makasih

  11. dhiyan berkata:

    Mengapa display PFR 12 step, 50Kvar di tempat saya bekerja menampilkan tulisan low??
    Mohon bantuannya.. Terimakasih…

  12. novi arisanto berkata:

    Slm knal mas sy tehnisi lestrek rekanan pln yg biasa pemasangan d pabrik2 Trim banyak mas artikelnya smoga berkah maz minta no yg dpt d hub sy mo konsultasi bikin kapasitor bank kita bisa bermitra dan berbagi rejeki amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s