Semanggi Suroboyo

semanggi.jpg 

Semanggi adalah sekelompok paku air (Hydropterides) dari marga Marsilea) yang di Indonesia mudah ditemukan di pematang sawah atau tepi saluran irigasi. Morfologi tumbuhan marga ini khas, karena bentuk entalnya yang menyerupai payung yang tersusun dari empat anak daun yang berhadapan. Semua anggotanya heterosphor. Daun tumbuhan ini (biasanya M. crenata) biasa dijadikan bahan makanan yang dikenal sebagai pecel semanggi, khas dari daerah Surabaya. Organ penyimpan spora (disebut sporokarp) M. drummondii juga dimanfaatkan oleh penduduk asli Australia (aborigin) sebagai bahan makanan.

Di atas adalah keterangan mengenai semanggi dari wiki..

Semanggi menjadi salah satu bahan utama makanan khas Jawa Timur khususnya Surabaya.  Dibuat dari daun semanggi yang dikukus dan kemudian dinikmati dengan sambal kacang ditambah petis. Semanggi dihidangkan dengan picuk daun pisang dengan tambahan sayur kecambah, kangkung, kerupuk uli yang terbuat dari beras serta bumbu yang terbuat dari ketela rambat. Ada bermacam-macam versi sambal untuk semanggi. Pedas dan nikmat….

 

Hari pertama di tahun 2008 yang lalu adalah saat dimana kami pertama kali merasakan nikmatnya Semanggi Suroboyo ini. He..he…he… sudah lebih dari 10 tahun di sini baru tahu sekarang. Siang jam 11-an ibu penjual lewat dengan gendongannya di depan rumah. Ternyata si ibu bertempat tinggal di Benowo (Surabaya Utara – Barat yang berbatasan dengan Gresik), jauh juga Benowo – Sepanjang. Pesan 4 (empat) porsi dan extra beberapa krupuk uli akhirnya ludes juga. Wah.! Manteb.

Pos ini dipublikasikan di bayu pancoro, Liburan, My Family. Tandai permalink.

2 Balasan ke Semanggi Suroboyo

  1. Blues berkata:

    Semanggi merupakan salah satu makanan favorit saya.
    Dulu waktu masih kanak-kanak, semanggi di jajakan oleh ibu-ibu dengan di “sunggi”.
    Dan dengan mudah bisa di jumpai di gang-gang di kampung kami di Surabaya.
    Tapi itu dulu…sekarang tidak mudah untuk menemukan Makanan Lezat ini, karena ladang untuk bercocok tanam semanggi makin habis. Dan yang dulu hampir tiap hari lewat di kampung-kampung, kini keadaan itu sudah tidak ada lagi.
    Bahkan kalau sekarang saya pulang ke Surabaya, harus berburu semanggi ini di mal-mal. Salah satu nya adalah food courte Tunjungan Plaza, Surabaya Plaza.
    Sekarang seolah-olah menjadi barang langka yg tidak di ketahui banyak orang.

  2. bayupancoro berkata:

    Blues….

    Trims atas kunjungannya..

    Sebenarnya, saya kenal makanan semanggi dari kecil tapi dalam bentuk lain yaitu Pepes Semanggi buatan orang tua saya. Tetapi makanan ini nggak pernah saya temui di luar rumah. Nah, di Surabaya ini baru ketemu Semanggi tetapi model lain. tapi lumayanlah….
    Kalo di tempat saya penjual semanggi lewat tiap hari Minggu jam 11 an …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s