Bonceng Tentara ke Timtim

Ketika Australia mengintervensi Timtim pada 1999, tak hanya tentara yang dikirim. Menurut laporan media lokal dua hari lalu (9/9), kodok beracun ini ikut membonceng di kendaraan dan peralatan militer. Racun di belakang kepala bangkong ini sangat berbahaya. Dapat membunuh ular atau buaya dalam beberapa menit. Karena itulah hewan ini bisa merusak lingkungan. Intervensi ”bonus” kodok jelek.(roy)  (dikutip dari Jawa Pos)

Pos ini dipublikasikan di Sekitar Kita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s